PINDAH
Monday, December 3rd, 2007saya pindah. mudah2an memacu semangat untuk tetap menulis.
http://arifrahmanlubis.wordpress.com/
saya pindah. mudah2an memacu semangat untuk tetap menulis.
http://arifrahmanlubis.wordpress.com/
Ada sebab yang membuat hati saya masih bisa
gembira dengan kesenjangan sosial dan bencana yg melanda bangsa ini Pertama saya bisa lebih bersyukur . Kedua,
saya bisa lebih keras terhadap diri saya, tidak ada alasan cengeng dan berkeluh
kesah. Ketiga, ini lah ladang amal. Sangat banyak yang bisa digarap untuk
diharapkan menjadi amal shaleh.
Bencana tsunami, banjir, wabah penyakit, kemiskinan, kelaparan,
pengangguran, anak jalanan, pengemis…. semuanya adalah cobaan Allah. Benar. Tapi
cobaan untuk siapa? Untuk mereka yang terkena bencana ? Atau untuk kita di
sekelilingnya?
Untuk mereka, ia.
Dan sungguh akan Kami
berikan cobaan kepadamu,
dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.
Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar ( Al Baqarah 155)
Untuk kita, harusnya (lebih) ia
Cobaan ini harus kita hadapai dengan sungguh-sungguh. Karena kalau
berhasil menghadapi cobaan ini, Allah menjanjikan ketinggian derajat serta
ampunan. Dan Allah menjanjikan terbukanya pintu surga. Dan siapa yang lebih pasti janjinya dari
Allah?
(yaitu) orang-orang yang
mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan
kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka
akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta
rezki (nikmat) yang mulia.(Al Anfal 3-4)
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi
Allah orang-orang yang berjihad* diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.
( Ali Imran 142 )
Abu
Hurairah ra, berkata ,Nabi saw bersabda, " Barang siapa yang membebaskan
orang mukmin dari kesempitan dunia, maka Allah akan membebaskannya dari
kesempitan di hari Kiamat
Barang
siapa yang memberi kemudahan orang yang mengalami kesuliatan maka Allah akan
memberi kemudahan kepadanya di dunia dan akhirat
Barang
siapa menutupi aib orang muslmi maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan
akhirat.Allah senantoasa menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong
saudaranya
Barang
siapa yang meniti jalan untuk memperoleh ilmu, maka Allah akan memberikan
kemudahan baginya jalan menuju surga.tidaklah suatu kaum berkumpul di rumah
Alloh (Masjid) membaca kitab Alloh dan mempelajarinya , niscaya turun kepada
mereka ketentraman, rahmat meliputi mereka, para malaikat berkerumun di
sekelilingnya dan Alloh menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang berada
di sisi-Nya.
Barang
siapa amalnya selalu terlambat (Kurang) maka nasab-nya tidak akan dapat
menyempurnakannya
(HR
Muslim)
Janji yang sangat
menggairahkan. Dan tentunya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.
Menjadi kebutuhan kita
yang pemuda, untuk selalu menempa diri. Nikmat empati dan kepedulian ini jangan
sampai lepas. Latihlah terus diri. Makin kita sibuk dan kaya, empati akan semakin
sulit terpatri.
Saya merasakan. Saat di kantong ada
uang 100 ribu, gampang untuk mengeluarkan agak 10 ribu. Tapi saat punya uang 5
juta, 500 ribu ( yang rasionya sama-sama 1:10) terlihat terlalu banyak untuk di
sumbangkan.
Menjadi kebutuhan kita
yang pemuda, untuk selalu menempa diri. Disetiap kesempatan yang ada, latihlah
terus diri. Selalu menyumbang untuk kegiatan sosial. Coba sekali-kali menjadi
sukarelawan. Karyakan satu-dua kegitan untuk masyarakat yang kekurangan. Bila
perlu masuk ke komunitas yang bertema kepedulian. Latihlah diri, jangan mau
berhenti.
Empati itu nikmat.
Karena ia bisa merubah cobaan yang ada menjadi jalan kesejahteraan. Ia bisa
merubah banjir menjadi taman. Pengemis menjadi buah-buahan. Anak miskin kurang
pendidikan menjadi sungai penuh bebatuan.
Memang bukan sekarang
kita dapatkan.
Tapi nanti.
Dan ini janji.
Nb: Bud, git, ka, bal, wyk, nggi, gus, fi, yan,
min, man, chit, tam, ne, semua teman-teman pmku… rumah pintar dan pelatihan
bencana udah di depan mata…mari kita hajar dengan sehajar-hajarnya.
* Jihad dapat berarti:
1. berperang untuk menegakkan Islam dan melindungi
orang-orang Islam;
2. memerangi hawa nafsu;
3. mendermakan harta benda untuk kebaikan Islam dan umat
Islam;
4. Memberantas yang batil dan menegakkan yang hak.